Teruntuk Kau Sahabat Penaku..




Aku sadar aku bukanlah budak sang pena

Namun setelah mengenalmu

Aku berani bermain-main dengan pena ini

Menggoreskan kata per-kata

Membentuk sebuah cerita

Tahukah kau?

Kata ini takkan pernah hanis

Untuk kukirimkan pada sang merpati

Menerka-nerka seperti apa balasannya

Yang jelas, rasa bahagia itu muncul

Tersenyum, tertawa, dan berbagai mimik muka

Tanpa ada alasan yang jelas

Hhmm.. lucu memang..

Mungkin bagi orang tak beralasan

Tapi bagiku, ini cukup beralasan

Kuucapkan terima kasih padamu..

Karnamu, aku bersahabat dengan dunia tulisan

Mengukir sejarah dengan menumpahkan kata di tiap lembarnya

Karnamu, aku berkelut dengan dunia sabar

Menanti kabar dengan mencurahkan segala keluh kesah lewat do’a

Terima kasih..

Mungkin mata tak bisa bersua karna jarak yang melintang

Namun pertemuan akan menjadi hadiah terindah

Bagi orang-orang yang bersabar..

Komentar

Popular Posts