Bumi Perkemahan
Awan menangis tiada henti
Menyaksikan kita berpisah
Memori demi memori melayang
Mengisahkan kembali hal yang
mustahil untuk kembali
Masih teringat dalam jiwaku
Saat pertama kuhentakkan kakiku
Di atas bumi nan gersang
Debu-debu bersorak gembira
Memiliki teman di kala siang
ataupun malam
Gelak tawa, senda gurau, dan
yel-yel
Ikut serta membangun kepribadian
Kala malam datag..
Bintak mengedipkan matanya
Walau ia tahu angin malam kan
merusak suasana
Tetapi, api unggun berkobar
menghangatkan
Ditemani lukisan kembang api
dalam kanvas langit
Rasa lelah sudah biasa
Peluh menetes di kerah baju
pramuka pun sudah biasa
Karna aku bangga..
Jadi anak PRAMUKA!



Komentar
Posting Komentar
Kritik dan saran sangat saya harapkan