KAJIAN AKBAR Mengawali Persiapan Ramadhan Mahasiswa


Kajian Akbar yang digelar di Aula Fakultas Syari’ah, Sabtu (28/5/2016) ini sukses membuat para mahasiswa tertarik untuk berbondong-bondong datang dan bersama-sama menambah pengetahuan untuk senantiasa  memperbaiki diri dalam rangka menyambut bulan Ramadhan. Dilengkapi pula dengan penampilan Hadroh dari UKM Hiqma yang membuat acara kajian akbar ini semakin meriah. Peserta yang hadir sebanyak 110 mahasiswa.

Kajian Akbar yang bertemakan “kutata diri menyambut bulan yang penuh berkah” ini diadakan oleh Unit Kegiatan Mahasiswa Fakultas Generasi Emas Mahasiswa Islam Syari’ah (UKMF GEMAIS) memiliki tujuan agar mahasiswa IAIN Raden Intan Lampung khususnya Fakultas Syari’ah memiliki persiapan yang matang untuk menyambut bulan berkah yakni Ramadhan.

“bapak konsen dengan kegiatan pemuda-pemuda muslim. Jika kita menginginkan konteks NKRI kedepan mau tidak mau kita harus membekali generasi muda Islam. Nah, bapak berharap dalam ukmf gemais ini mampu memiliki kedewasaan berpikir” ujar wakil dekan III, Chaidir Nasution, selaku bidang kemahasiswaan dan kerja sama,

Ukmf Gemais adalah wadah bagi para mahasiswa yang berorientasi dalam bidang dakwah di fakultas syari;ah. Bukan hanya konsen di dakwah, namun mahasiswa-mahasiswa didalamnya memiliki program kerja agar supaya bagaimana caranya dapat mengembangkan potensi mahasiswa di fakultas Syari’ah khususnya. Seperti dalam bidang menulis,  public speaking, manajemen organisasi, desain grafis, ketrampilan dan pengembangan wawasan mahasiswa dengan kegiatan rutin yang diadakan, seperti kajian dan lain sebagainya.

“Saya salut dengan orang-orang yang hadir di agenda ini. Harapannya semoga gemais memiliki warna tersendiri di tengah-tengan mahasiswa.” Sambung Pak Chaidir dalam kalimat sambutannya.  

Usai sambutan, langsung dilengkapi dengan acara inti yaitu tausiyah yang pada kesempatan kali itu disampaikan oleh Ust. Relit Nur Edi. Beliau memaparkan untuk menyambut Ramadhan haruslah dipersiapkan dari bulan sebelumnya, yakni bulan Sya’ban. Karena Allah menjadikan bulan Sya’ban sebagai bulan perbaikan diri untuk menyambut Ramadhan. Bukan hanya mental yang harus dipersiapkan, namun perasaan bahagia pun harus mendominasi hati kita menjelang Ramadhan tiba.

Semoga Allah senantiasa menjadikan kita semua istiqomah dalam berbuat kebaikan.





Komentar

Popular Posts