sudahkah warna ini pudar ?



Roda kehidupan takkan pernah berhenti berputar
Semua beradu menjadi satu
Ada tawa, rindu, susah, senang bahkan tangis
Menghiasi hari-hari ini Bak melukiskan sepuah pelangi
Yang hadir menemani semangat pagi
Hingga tiba saatnya aku merasa ada yg beda
Warna lukisan itu pudar bersama hujan kesalahpahaman
warna suram kini menggantikan warna terang
mengapa itu yang lebih dominan ?
tersadar ku telah sakiti hati seorang insan manusia
egoku mengalahkan semua
hanya dengan sekelumit tanya
terasa sulit untuk membuktikan jika fakta tak sesuai dengan sangka
karna kau hanya seorang manusia
akupun hanya seorang manusia
dilengkapi sebuah hati yang mudah sekali terbawa oleh suasana
sedih itu pasti tangis itu menemani
aku tak ingin semua ini terjadi
yang aku ingin kita baik-baik saja
maafkan aku yang sering menghilang
aku tak bermaksud untuk membuatmu mencari
kucoba berpikir dan merenungi
perhatikan ini baik-baik,
“jika memang yang kau lihat itu fakta adanya, lalu apa artinya waktu yang selama ini kuhabiskan bersamamu? Jika memang pilihan itu jatuh padanya, lalu apa artinya do’a-do’a yang tak pernah alpa kupanjatkan selama ini? Jika memang kau tak pantas untukku, lalu apa artinya usahaku memantaskan diri untuk menjadi kado terindah itu?”
Maafkan kesalahanku, maafkan kelakuan temanku..
Aku disini selalu mengharapkanmu
Aahhh andai saja kau mengerti semua ini
Andai saja kau mengerti isi hati ini
Mungkin tak kan muncul pikiran itu
Ohh harapan, kapankah kau menjadi nyata?
Maafkan aku yang selalu memberikan warna suram dalam goresan pena hidupmu
Maaf
Dan maaf..


Komentar

Posting Komentar

Kritik dan saran sangat saya harapkan